laporan Rapor Pendidikan Tahun 2025 untuk SMP Negeri 3 Payakumbuh yang merangkum semua indikator, capaian, serta tren perubahannya dibandingkan tahun sebelumnya.
A. OUTPUT PEMBELAJARAN (MUTU DAN RELEVANSI HASIL BELAJAR)
1. Kemampuan Literasi (A.1)
- Capaian: Baik (97,78% peserta didik mencapai kompetensi minimum)
- Skor Rerata: 81,60 (Naik 9,78 poin)
- Rincian Kompetensi:
- Membaca Teks Informasi: 78,36 (Naik 8,16)
- Membaca Teks Sastra: 84,42 (Naik 11,61)
- Mengakses dan Menemukan Isi Teks: 81,15 (Naik 11,19)
- Menginterpretasi dan Memahami Isi Teks: 81,44 (Naik 10,66)
- Mengevaluasi dan Merefleksikan Isi Teks: 80,39 (Naik 8,23)
- Kondisi: Sangat memuaskan. Kemampuan literasi siswa mengalami lonjakan yang tinggi dan merata pada seluruh domain.
2. Kemampuan Numerasi (A.2)
- Capaian: Baik (91,11% peserta didik mencapai kompetensi minimum)
- Skor Rerata: 71,26 (Naik 9,01 poin)
- Rincian Kompetensi:
- Aljabar: 72,70 (Naik 14,58) — Kenaikan tertinggi
- Geometri: 70,62 (Naik 10,49)
- Bilangan: 70,32 (Naik 6,54)
- Data dan Ketidakpastian: 67,93 (Naik 7,48)
- Kondisi: Sangat memuaskan. Angka numerasi siswa meningkat drastis terutama pada tingkat kognitif "Mengetahui" dan pemahaman "Aljabar".
3. Karakter (A.3)
- Capaian: Baik * Skor Rerata: 58,71 (Naik 2,71 poin)
- Rincian Komposit:
- Beriman, Bertakwa & Berakhlak Mulia: 61,52
- Gotong Royong: 58,29
- Nalar Kritis: 58,18
- Kreativitas: 57,54
- Kebinekaan Global: 56,52
- Kemandirian: 54,59
- Kondisi: Semua komponen karakter Pancasila siswa mengalami kenaikan yang positif dibandingkan tahun lalu.
B. PROSES PEMBELAJARAN (MUTU DAN RELEVANSI PEMBELAJARAN)
4. Kualitas Pembelajaran (D.1)
- Capaian: Sedang
- Skor Rerata: 59,89 (Turun 1,11 poin)
- Rincian:
- Manajemen Kelas: 62,23 (Turun 3,12)
- Dukungan Psikologis: 60,08 (Turun 0,13)
- Metode Pembelajaran: 57,37 (Turun 1,63)
- Catatan: Menjadi indikator Prioritas Perbaikan Utama. Pengelolaan kelas dan penerapan instruksi metode mengajar memerlukan pembenahan serius dari pihak guru.
5. Refleksi dan Perbaikan Pembelajaran oleh Guru (D.2)
- Capaian: Sedang
- Skor Rerata: 62,88 (Naik 1,35 poin)
- Rincian: Aktivitas belajar guru terkait pedagogi naik (56,87), namun refleksi mandiri atas praktik mengajar justru mengalami sedikit penurunan (67,67). Kegiatan pengembangan kualitas mengajar terdeteksi belum terstruktur/konsisten.
6. Kepemimpinan Instruksional (D.3)
- Capaian: Baik
- Skor Rerata: 59,82 (Naik 0,59 poin)
- Kepala sekolah sudah cukup baik mengelola kurikulum (59,64) dan memberikan dukungan untuk guru merefleksikan diri (59,74).
C. IKLIM LINGKUNGAN BELAJAR
7. Iklim Keamanan Satuan Pendidikan (D.4)
- Capaian: Baik
- Skor Rerata: 68,82 (Naik 1,82 poin)
- Rincian Kunci:
- Kesejahteraan Psikologis Murid: 64,64 (Naik)
- Pengalaman Murid Aman dari Narkoba/Miras: 86,67% (Naik)
- Kesejahteraan Psikologis (Wellbeing) Guru: 62,02 (Turun 4,98) — Guru dilaporkan kurang memiliki perasaan terhubung dan senang saat mengajar; memerlukan perhatian manajemen.
8. Iklim Kebinekaan & Kesetaraan Gender (D.8 & D.6)
- Iklim Kebinekaan: Baik (66,62). Satuan pendidikan sudah mendukung dan menghargai keragaman secara memadai.
- Iklim Kesetaraan Gender: Sedang (62,57). Mengalami penurunan 3,43 poin. Pemahaman dan perilaku warga sekolah terhadap kesetaraan gender masih cenderung pasif/pragmatis.
9. Perubahan Iklim (D.18) — Indikator Baru
- Kebijakan Perubahan Iklim Sekolah: Baik (81,37)
- Pemahaman Warga Sekolah: Baik (71,83)
- Praktik Pembelajaran Perubahan Iklim: Sedang (56,94). Pengajaran terkait pelestarian lingkungan oleh guru mulai dilakukan namun belum konsisten.
10. Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (D.19) — Indikator Baru
- Capaian Rerata: Sedang (6,72 / 10)
- Kebiasaan anak bangun pagi (7,75) dan beribadah (7,38) sudah tergolong baik/sedang.
- Kelemahan: Pada aspek Berolahraga skornya tergolong Kurang (6,14), menunjukkan kesadaran murid untuk menjaga kebugaran fisik dan mental teratur masih rendah. Aspek konsumsi makan sehat & bergizi juga baru ada pada level Sedang (6,54).
Kesimpulan Singkat Laporan
Kekuatan Utama: Kinerja output kognitif (Kemampuan Literasi dan Numerasi) serta pendidikan Karakter siswa melesat naik dengan sangat gemilang dan kini sudah berada di peringkat yang sangat tinggi (Baik/Hijau). Iklim keamanan sekolah bagi siswa juga membaik.
Tantangan Utama untuk RKT/ARKAS Tahun Depan: Terjadi kesenjangan antara kemampuan kognitif anak dengan cara guru mengajar dan kesejahteraan psikologis gurunya. Manajemen perlu melakukan intervensi berupa pendanaan Komunitas Belajar (Kombel), pelatihan pedagogik terstruktur untuk para guru, pelibatan dalam Platform Ruang GTK, serta perbaikan pola komunikasi untuk meningkatkan kesejahteraan emosional (wellbeing) pendidik agar kualitas interaksi di dalam kelas meningkat. Selain itu, program yang mendorong murid agar aktif berolahraga dan program kesetaraan gender perlu direvitalisasi.