PAYAKUMBUH – Suasana khidmat bercampur antusiasme tinggi menyelimuti Musala Al Hilal SMP Negeri 3 Payakumbuh pada Jumat, 27 Februari 2026. Memasuki hari kelima sekaligus hari terakhir rangkaian Pesantren Ramadhan bagi siswa kelas IX, sekolah menutup agenda tahunan ini dengan perpaduan apik antara ibadah ritual dan pengembangan minat bakat siswa. Momentum ini menjadi titik puncak perjalanan spiritual para siswa sebelum mereka fokus menghadapi ujian akhir kelulusan.
Kegiatan hari penutup ini tetap berpijak pada pembiasaan karakter religius. Sejak pagi, para siswa telah memadati Mushola Al Hilal untuk melaksanakan sholat dhuha berjamaah sebagai pembuka keberkahan. Usai sholat, suasana semakin syahdu dengan lantunan zikir pagi yang dibimbing langsung oleh Ibu Delfita, S.Pd. Suara lantunan Asmaul Husna yang bergema menciptakan atmosfer kedamaian, menjadi momen refleksi bagi siswa agar tetap tenang dan fokus dalam menjalani sisa masa studi mereka.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang terfokus pada materi ceramah, puncak hari kelima dimeriahkan dengan Panggung Kreativitas Islami. Berbagai bakat siswa ditampilkan dengan memukau sebagai bentuk ekspresi religius melalui karya seni. Penampilan ini meliputi beberapa kategori sebagai berikut.
- Pidato Islami: Aniza Rahma Ningsi (IX.1) menyampaikan materi tentang ketakwaan, disusul Syaqira Cahaya Putri (IX.2) yang membawakan pidato menyentuh tentang adab kepada kedua orang tua.
- Lantunan Lagu Islami: Muhammad Izas (IX.3) memukau hadirin dengan lagu "Rahmatun Lil 'Alamin". Keindahan suara juga ditampilkan oleh Yori Andriani (IX.4) dengan lagu "Qolbi Fil Madinah", Abelia Rise Silva (IX.6), serta Cania Oktaviani Abrar (IX.8) yang membawakan lagu populer "Aisyah Istri Rasulullah".
- Puisi Islami: Syifa Aishila Adrian (IX.4) dan Keyla Kamilya Khalida (IX.9) dengan puisi berjudul "Di Bawah Langit yang Bersaksi" memberikan perenungan mendalam bagi penonton.
- Hafalan & Panggilan Ibadah: Penampilan Tahfidz Al-Qur'an yang menggetarkan hati dibawakan oleh Devid Arya Pratama (IX.7), sementara gema azan yang merdu dikumandangkan oleh Muhammad Egy Pratama (IX.5).
Kegiatan berlangsung tertib dengan pendampingan guru pada jam pelajaran ke-4 dan ke-5. Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan dedikasi mereka, seluruh siswa yang tampil diberikan reward sebagai penyemangat. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus menggali potensi diri dalam bidang keagamaan maupun kesenian.
Rangkaian Pesantren Ramadhan selama lima hari ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam. Selain mempertebal iman, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sebelum siswa kelas IX menyelesaikan pendidikan mereka. Penutupan ini menandai suksesnya program SMP Negeri 3 Payakumbuh dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan kaya akan kreativitas. (HI)