Pesantren Ramadhan SMP Negeri 3 Payakumbuh Hari Ketiga
PAYAKUMBUH, 25 Februari 2026 — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pesantren Ramadhan di Musala Al Hilal, siswa kelas IX SMP Negeri 3 Payakumbuh terus menunjukkan antusiasme yang tinggi. Rangkaian kegiatan yang terstruktur rapi ini kembali menjadi sarana penguatan karakter bagi para siswa yang akan segera menamatkan pendidikan di tingkat SMP tersebut. Kehadiran para siswa yang tepat waktu mencerminkan kedisiplinan yang mulai mengakar selama bulan suci ini.
Senada dengan hari-hari sebelumnya, kegiatan pagi diawali dengan pelaksanaan salat dhuha berjamaah yang dipandu oleh guru mata pelajaran jam pertama. Suasana Musala Al Hilal terasa semakin tenang saat seluruh siswa melantunkan zikir pagi yang pada hari ini dibimbing oleh Ibu Delfita, S.Pd. Lantunan zikir ini bertujuan agar para siswa memiliki kesiapan batin dan pikiran yang jernih sebelum menerima materi keagamaan dari para asatidz. Keheningan yang tercipta memberikan ruang bagi siswa untuk melakukan refleksi diri di tengah padatnya aktivitas sekolah.
Puncak acara hari ketiga ini diisi oleh Ustaz Afdal Hidayat, S.Pd. yang menyampaikan ceramah agama dengan tema sentral: "Hormati Gurumu, Sayangi Orang Tuamu". Materi ini sengaja dipilih untuk mengingatkan siswa akan pentingnya fondasi etika dalam mengejar cita-cita. Dalam penyampaiannya, Ustadz Afdal menekankan bahwa keberkahan ilmu dan kesuksesan hidup sangat bergantung pada rida orang tua dan penghormatan kepada guru.
"Kepintaran sehebat apa pun tidak akan membawa keberkahan jika seorang anak kehilangan adab kepada orang tuanya atau meremehkan gurunya. Adab harus selalu diletakkan di atas ilmu," pesan Ustadz Afdal dengan tegas namun lembut di hadapan para siswa. Para siswa tampak menyimak dengan khidmat, bahkan beberapa di antaranya terlihat mencatat poin-poin penting dalam buku agenda Ramadhan mereka.
Setelah sesi ceramah selesai, kegiatan beralih dari mushola menuju ke ruang kelas masing-masing. Mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB, seluruh siswa melaksanakan tadarus Al-Qur'an. Langkah ini diambil agar suasana belajar di kelas tetap terisi dengan nilai-nilai spiritual yang kental.
Kegiatan mengaji bersama ini mendapatkan pendampingan intensif dari para guru yang mengajar pada jam pelajaran ke-6 sampai ke-8. Melalui tadarus ini, sekolah berharap setiap siswa kelas IX dapat mengkhatamkan target bacaan mereka selama bulan suci Ramadhan ini. Selain mengejar target khatam, kegiatan ini juga bertujuan memperbaiki kualitas tajwid dan kelancaran membaca Al-Qur'an para siswa.
Dengan berakhirnya agenda hari ketiga, diharapkan nilai-nilai penghormatan kepada orang tua dan guru yang telah dipelajari dapat langsung dipraktikkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pihak sekolah optimis bahwa perubahan perilaku positif ini akan menjadi bekal berharga bagi siswa di masa depan. Semoga semangat spiritual ini terus terjaga hingga penutupan rangkaian pesantren nanti. (HI)