PAYAKUMBUH – Semangat memperbaiki diri terpancar dari wajah ratusan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Payakumbuh saat mengikuti pembukaan Pesantren Ramadhan di Musala Al Hilal pada Senin, 2 Maret 2026. Agenda tahunan ini dirancang khusus untuk memperkokoh benteng spiritual siswa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh area sekolah saat rangkaian kegiatan religius ini mulai digulirkan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat dhuha berjamaah yang dipandu langsung oleh guru pengampu jam pelajaran pertama. Usai melaksanakan ibadah sunnah tersebut, para siswa mengikuti sesi zikir pagi yang dipimpin oleh Bapak Rizky Kurniawan Putra, S.Pd. Alunan asmaul husna yang bergema di dalam musala menciptakan atmosfer ketenangan yang mempersiapkan batin siswa untuk menerima asupan ilmu agama.
Memasuki sesi inti pada pukul 09.30 hingga 10.30 WIB, Ustadz Hasnul Fakhri, S.Pd.I. hadir memberikan ceramah agama yang sangat menyentuh. Beliau mengusung tema "Batasan Pergaulan Remaja: Remaja Berakhlak Pergaulan Bermartabat" guna memberikan panduan etika bersosialisasi yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa remaja yang keren adalah mereka yang mampu menjaga kehormatan diri dan tetap santun dalam bergaul.
Setelah waktu istirahat sejenak, para siswa diarahkan kembali ke ruang kelas masing-masing untuk melaksanakan agenda tadarus Al-Qur'an. Kegiatan membaca kitab suci ini didampingi secara intensif oleh guru yang mengajar pada jam pelajaran ke-6 sampai ke-8. Melalui pendampingan ini, siswa tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga dipandu untuk memperbaiki kualitas tajwid dan kelancaran bacaan mereka.
Sebagai penutup rangkaian agenda hari pertama, seluruh siswa kelas VIII kembali berkumpul untuk melaksanakan salat zuhur berjamaah. Ibadah penutup ini menjadi momentum refleksi atas ilmu pergaulan yang telah didapatkan sepanjang pagi agar dapat segera diterapkan dalam keseharian. Pihak sekolah berharap fondasi akhlak yang ditanamkan hari ini mampu membentuk karakter siswa yang bermartabat dan religius hingga masa depan. (EY)