Jl. Meranti, Sicincin, Payakumbuh
sgabusi2020@gmail.com
075293340
Kembali ke Berita
Berita
Muslim Keren Tak Menyakiti: Pesan Kuat Menggema di Musala Al Hilal SMP Negeri 3 Payakumbuh

PAYAKUMBUH – 26 Februari 2026 SMP Negeri 3 Payakumbuh kembali menghidupkan sudut-sudut Musala Al Hilal dengan energi positif saat memasuki hari keempat agenda Pesantren Ramadhan yang penuh makna.

Kali ini, fokus kegiatan tidak hanya pada ibadah ritual, tetapi juga pada pembentukan karakter sosial siswa kelas IX melalui tema yang sangat relevan dengan dunia remaja saat ini. Langkah ini diambil sekolah sebagai upaya nyata menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan harmonis bagi seluruh warga sekolah.

Rangkaian acara tetap konsisten dimulai dengan salat dhuha berjamaah yang didampingi oleh guru jam pelajaran pertama. Setelah itu, gema zikir pagi kembali memenuhi Musala Al Hilal untuk memperkuat spiritualitas siswa. Pada kesempatan kali ini, sesi zikir dibimbing langsung oleh Ibu Helmawati, S.Pd. Lantunan zikir ini menjadi sarana bagi para siswa untuk menenangkan hati dan menjernihkan pikiran sebelum menerima materi inti yang sangat penting bagi kehidupan sosial mereka di sekolah.

Puncak acara hari keempat ini diisi oleh pemateri yang sangat energik, Ustazah Yenti Murni, S.Ag., M.Pd. Beliau membawakan ceramah agama dengan judul yang cukup mencuri perhatian: "Stop Bully! Muslim Keren Itu Menghargai". Materi ini sengaja diangkat untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif perundungan dari sudut pandang agama.

Dalam penyampaiannya, Ustazah Yenti menekankan bahwa seorang Muslim yang baik adalah mereka yang lisan dan tangannya tidak menyakiti orang lain. Beliau mengajak seluruh siswa untuk lebih bijak dalam bertutur kata dan bertindak di lingkungan sekolah maupun media sosial. Islam mengajarkan bahwa menjaga kehormatan sesama adalah bagian dari manifestasi iman yang sesungguhnya.

"Jangan mengaku muslim keren kalau masih suka mengejek atau merendahkan teman. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi kehormatan manusia. Muslim sejati adalah mereka yang mampu menghargai perbedaan dan menebar kasih sayang," tegas Ustazah Yenti di hadapan para siswa kelas IX. Pernyataan tegas ini seketika membuat suasana musala menjadi hening dan penuh perenungan.

Ceramah ini disambut antusias oleh para siswa, mengingat isu perundungan (bullying) sering kali menjadi tantangan dalam pergaulan remaja. Banyak siswa yang terlihat mengangguk setuju dan menyimak dengan saksama setiap poin yang disampaikan. Diharapkan, pesan menohok dari Ustazah Yenti ini dapat menekan angka perselisihan antar siswa di SMP Negeri 3 Payakumbuh.

Kegiatan berlanjut dengan tadarus Al-Qur'an di ruang kelas masing-masing untuk memperdalam interaksi siswa dengan kitab suci. Dimulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB, setiap kelas didampingi oleh guru yang mengajar pada jam pelajaran ke-6 sampai jam ke-8. Pemisahan lokasi ke ruang kelas ini bertujuan agar proses membaca Al-Qur'an berlangsung lebih fokus dan kondusif.

Pendampingan ini memastikan setiap siswa tidak hanya membaca, tetapi juga memperbaiki kualitas bacaan (tajwid) mereka secara bertahap selama bulan suci ini. Guru pendamping memberikan koreksi langsung bagi siswa yang masih mengalami kesulitan dalam pelafalan ayat. Melalui rutinitas ini, pihak sekolah berharap siswa kelas IX dapat mengkhatamkan Al-Qur'an sebelum berakhirnya bulan Ramadhan. (EY)