PAYAKUMBUH – Suasana khidmat bercampur antusiasme mewarnai hari terakhir Pesantren Ramadhan kelas VIII di SMP Negeri 3 Payakumbuh pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan pagi diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah yang diawasi langsung oleh guru pengampu jam pelajaran pertama di Musalala Al Hilal. Usai beribadah, agenda utama dilanjutkan dengan panggung penampilan bakat religius siswa yang telah didata sebelumnya melalui koordinasi di grup kelas.
Acara penampilan bakat ini berlangsung meriah di bawah panduan Bapak Rizky Kurniawan Putra, S.Pd.I. serta diawasi oleh guru yang mengajar pada jam pelajaran ke-2 hingga ke-5. Berbagai kemampuan ditunjukkan oleh para siswa, mulai dari kumandang azan oleh Fathan Syahid Nutqi (VIII.1), Khairan Lathief (VIII.2), Muhammad Zikri Afrizet (VIII.4), Midle Okta Dovi (VIII.5), dan Abid Piceso (VIII.6), hingga tilawah merdu dari Dini Adelia Putri (VIII.2), Fanisa (VIII.4), serta Naila Fadhilatur Rahmi (VIII.5). Suasana semakin hidup dengan hafalan Al-Qur'an dari Habib Kurnia Pratama (VIII.4), Keyza Indah Sabrina (VIII.5), Sulthan Leander Agung (VIII.7), dan M. Lathifful Waqdi (VIII.7), serta sentuhan seni lewat puisi oleh Giovano Gean Adhyastha (VIII.3) dan Febrianda Pratama (VIII.7), hingga vokal religi dari Adib Herinusantha (VIII.4) dan Zaskia Zelda Falah (VIII.8).
Pada penghujung acara, suasana menjadi haru saat panitia mengumumkan tiga peserta terbaik yang berhak mendapatkan hadiah spesial dari sekolah. Predikat terbaik jatuh kepada Giovano Gean Adhyastha (VIII.3) di bidang puisi, Adib Herinusantha (VIII.4) untuk kategori nyanyian religi, serta Abid Piceso (VIII.6) melalui kumandang azannya. Seluruh peserta lainnya tetap diberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka tampil di depan rekan-rekan sejawat.
Setelah melewati rangkaian kegiatan selama lima hari penuh, Pesantren Ramadhan kelas VIII SMP Negeri 3 Payakumbuh resmi berakhir dengan sejuta makna spiritual dan pengalaman berharga bagi seluruh siswa. Melalui perpaduan ibadah harian, materi adab, hingga panggung unjuk bakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum transformasi karakter siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih religius dan berakhlak mulia. Semoga nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama sepekan ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi terus terpancar dalam perilaku sehari-hari para siswa di masa depan. (EY)